Powered By Blogger

Minggu, 02 Oktober 2011

Kondisi Desa Sirahan setelah sekian lama tidak turun lahar

Tadi sore, tanggal 2 Oktober 2011, saya mengunjungi Desa Sirahan, desa yang terkena dampak lahar dingin Kali Putih, untuk mengetahui bagaimana keadaan terkini di desa itu setelah sekian lama tidak turun lahar dingin.
Sampai di dusun Salakan, saya menyaksikan material lahar dingin yang menimbun jalan Gulon - Ngluwar telah dikeruk. Selain itu, tanggul di pinggir Kali Putih juga terus ditinggikan, mengingat dasar Kali Putih sekarang bertambah tinggi.
Setelah material yang menimbun jalan dikeruk, dan jalan Gulon - Ngluwar di Dusun Sirahan yang amblas ditambal, jalan tersebut dapat dilewati kembali.
Berikut ini adalah foto - foto yang saya ambil ketika mengunjungi Desa Sirahan tadi.



Kondisi terkini Kali Putih di Dusun Salakan. Seiring datangnya musim kemarau, sungai tersebut mengering, dan bagian yang dalam menjadi seperti danau tengah sungai.
Penambangan pasir



Jalan naik tanggul penahan lahar. Siapa yang ingin melihat Kali Putih dengan naik tanggul lewat sini. 







Beberapa rumah yang hancur terkena dampak lahar dingin di Dusun Salakan.





Kondisi Jalan Gulon - Ngluwar yang dulu tertimbun material, kini sudah dikeruk.


Sebuah angkutan umum jurusan Muntilan - Ngluwar tampak melintasi jalan Gulon - Ngluwar yang sudah diperbaiki. Maklum, jalur Gulon - Ngluwar merupakan jalur asli angkutan ini. Saat jalan Gulon - Ngluwar tertimbun, jalur angkutan ini dialihkan melalui SMK Pertanian Salam.

Beberapa truk penambang pasir juga tampak melewati jalan ini.





Beberapa pengunjung Desa Sirahan yang naik tanggul dan melihat kondisi Kali Putih dan Desa Sirahan.
Bapakku pas naik tanggul.

Itulah cerita perjalanan saya di Dusun Salakan, Desa Sirahan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar